Dia lama terdiam, kemudian menjawab "Uni gak suka disini, Uni disini dimarah marahin aja, uni mau tinggal di padang ganting saja"
"Ummu tanya sama Uni, uni sayang Ummu kah?" Tanya i sekali lagi.
Dia hanya diam, sampe akhirnya i bertanya untuk ketiga kalinya.
Dan akhirnya dia menjawab "Hu uh". Pelan sekali.
DEG...
Jantung ii pilu, Air mata ini sudah tak bisa dibendung lagi.
Anak gadis i yang berusia 6 tahun 8 bulan, yang ii lahirkan, mengakui kalau dia tak sayang ii karena sering i marahi...
Maafkan Ummu nak...
Ternyata begini rasanya saat anak mengakui bahwa dia tak sayang i lagi.
Sedihnya sangat mendalam.
Tak bisa i berkata-kata.
Tak bisa i akui rasa ini lagi saat ditanya kenapa menangis.
Yaaa, Uni memang masih bocah.. masih anak-anak, tapi perasaannya murni tho?
Bukankah ii yang melukai kejiwaannya?
Luka masa kecilnya ini dengan apa kan i obati?
Ampuni i ya Rabb..
I gagal jadi seorang Ibu.
Ampuni i ya Rabb,
Tak bisa jadi istri yang baik.